Mengenal Burung Manyar dan Cara Perawatannya

Bagi anda yang baru mengenali jenis burung manyar, kami akan memberikan sedikit ulasan mengenai burung tersebut beserta cara perawatannya untuk anda. Mungkin belum banyak yang mengetahui mengenai burung manyar, karena burung yang satu ini masih jarang diketahui dan dipelihara oleh banyak orang. Burung pemakan bijian ini dikenal sebagai burung penenun, hal ini dikarenakan burung manyar memiliki kemampuan menenun daun, ranting, dan serat dari tumbuhan lain untuk dijadikan sebagai sarang yang sangat cantik.

burung manyar

Burung kicauan manyar ini mulai tersebut di kalangan pecinta burung berkicau, salah satunya di website komunitas om kicau, semenjak diketahui bahwa suara kicauan dari burung ini sangat bagus dan merdu serta mampu meniru suara burung lain. Namun demikian, masih belum banyak yang memelihara burung ini karena masih bingung bagaimana cara merawat burung manyar dengan benar.

Mengenal Lebih Dekat Burung Manyar

Burung manyar termasuk ke dalam tipe burung granivora atau pemakan bijian yang berasal dari benua Afrika. Burung manyar juga termasuk kedalam jenis burung passerine atau burung penyanyi dan berkerabat dekat dengan tipe finch.

gambar burung manyar

Diketahui bahwa terdapat 117 spesies dari burung manyar yang ada di dunia, dan di Indonesia terdapat 3 spesies burung manyar diantaranya adalah burung manyar tempua (Ploceus philippinus), burung manyar jambul (Ploceus manyar) dan burung manyar emas (Ploceus hypoxanthus).

  1. Karakteristik dari burung manyar

Burung manyar memiliki ciri khas berupa mahkota yang berwarna emas yang berada di kepalanya. Warna bulunya lebih cerah serta beragam dengan didominasi warna kuning, hitam ataupun merah. Untuk burung manyar jantan dan betina memiliki ukuran yang sama mencapai 15 cm dan beberapa tipe burung manyar hanya menunjukkan variasi warna di musim kawin saja. Untuk jenis burung manyar emas jantan, warna bulunya didominasi warna kuning di sekujur tubuhnya. Habitat burung manyar berada di hutan, rawa, padang rumput, dan persawahan. Karena termasuk kedalam pemakan bijian, burung manyar tentu makanan utamanya berupa bijian yang berada di alam, namun terkadang burung cantik manyar ini suka memakan jenis serangga kecil. Karakteristik dari suara kicauan burung manyar adalah berfrekuensi tinggi dan keras, sehingga terdengar nada yang melengking namun merdu.

  1. Cara merawat burung manyar

Setelah anda mengetahui sedikit mengenai karakteristik dari burung manyar, sekarang kami akan sedikit mengulas mengenai cara merawat burung kecil manyar ini untuk anda lakukan di rumah. Walaupun burung ini termasuk ke dalam burung pemakan bijian, sifatnya sangat berbeda dari jenis burung pemakan bijian lainnya. Oleh karena itu dalam perawatannya harus benar dan tepat, agar burung manyar tetap betah di lingkungan anda. Sama seperti burung berkicau lainnya, burung manyar juga perlu dimandikan setiap hari satu kali di pagi hari dan dijemur agar tubuhnya tetap segar dan tidak mudah sakit. Selain hal tersebut, ada beberapa perawatan lainnya yang perlu anda perhatikan. Anda bisa simak ulasannya di bawah ini:

  • Pemberian pakan burung manyar tidak harus selalu bijian, anda juga bisa memberinya beberapa pakan hidup seperti serangga kecil dan ulat hongkong untuk pakannya. Pemberian beberapa pakan tersebut dimaksudkan agar burung tersebut cepat gacor dan selalu dalam keadaan sehat
  • Sambil diberi pakan bijian, anda juga bisa lakukan pemasteran burung manyar dengan suara burung yang sesuai misalnya kenari, ciblek, dan prenjak. Hal ini dimaksudkan agar burung manyar bisa bersuara dengan cepat serta kicauannya merdu.
  • Selain burung, kandangjuga harus anda bersihkan, lakukan pembersihan kandang setiap satu atau dua kali dalam kurung waktu 2 sampai 3 hari. Hal ini dimaksudkan agar burung terbebas dari berbagai macam penyakit yang menyerang burung manyar.

Sekian pembahasan kami mengenai burung manyar dan cara merawatnya. Dengan anda menerapkan cara yang sudah kami berikan serta sedikit pengetahuan tentang karakteristik burung manyar, anda bisa merawat burung tersebut dengan baik dan benar.