Peran ayah dalam mendidik anak

Pengasuhan anak tidak harus diberikan sepenuhnya kepada ibu, para ayah pun berhak dan memiliki tanggung jawab dalam mendampingi proses tumbuh kembang anak. Namun pandangan yang kini banyak muncul di tengah masyarakat adalah tugas ayah adalah bekerja dan mencari nafkah sedangkan seorang ibu adalah mengasuh anak. Pandangan ini tidak sepenuhnya benar. Pada dasarnya kehadiran seorang ayah dalam proses mendampingi tumbuh kembang anak sama pentingnya dengan kehadiran sang ibu.

Lalu apa yang bisa di berikan ayah dalam proses mendidik anak?

Apabila di lihat lebih mendalam, sebenarnya banyak sekali peran ayah yang harus dilakukan. Berikut beberapa peran dan kontribusi ayah dalam mendampingi perkembangan buah hati.

Perkembangan Sosial – Emosional
  • Ayah yang menggunakan waktu berkualitas bersama anak dapat meningkatkan kepercayaan diri, keterampilan sosial anak, kompetensi sosial dan kenyaman diri.
  • Ayah juga dapat membantu dengan mengenali respon emosi dan membantu mereka menyelesaikan pendekatan Problem Solving Approach, Dengan hal tersebut anak cenderung memiliki nilai tes kecerdasan emosional (EQ) yang tinggi (Civi, 2001)
  • Apabila ayah terlibat dalam masa-masa penting perkembangan anak, Hal ini dapat menjadi sumber keamanan emosional bagi anaknya.
Perkembangan Kecerdasaan Anak
  • Ayah biasanya cenderung lebih sering menemukan cara-cara baru dan kreatif dalam ketika bermain dengan anak, Hal ini dapat memperluas pengetahuan anak.
  • Sejumlah studi menunjukkan bahwa ayah yang turut terlibat, mengasuh dan bercanda dengan anak-anak mereka. Cenderung memiliki anak-anak dengan kapasitas bahasa dan kognitid yang lebih baik serta IQ yang lebih tinggi.
  • Pengasuhan ayah biasanya lebih cenderung memicu eksplorasi dan kemandirian anak.
Perkembangan Motorik Anak
  • Ayah cenderung melakukan permainan yang menggunakan fisik anak sehingga anak dapat mengeksplorasi hal-hal yang bisa dilakukan oleh berbagai anggota tubuh mereka selain itu juga dapat meningkatkan kemampuan motoric mereka.
  • Seorang ahli menyatakan bahwa bayi berusia 6 bulan yang dimana ayah nya sering terlibat dalam mendampingi proses tumbuh kembangnya memiliki nilai lebih baik dalam perkembangan motoriknya (Gestwicki. 2010).

Demikian sedikit tips dan ulasan dari kami tentang peran ayah dalam mendidik anak, semoga dapat membantu 🙂