Syarat untuk Konstruksi Septic Tank yang Baik

Anda akan mengetahui apa sajakah syarat untuk konstruksi septic tank yang baik agar anda bisa mengaplikasikan pada kehidupan nyata tanpa takut mencemari lingkungan.

Septic tank yang pada umumnya diketahui masyarakat adalah tempat penampungan kotoran atau limbah dengan berbagai macam bentuk seperti contohnya berbentuk tabung dan kubus atau balok. Pembuatan septic tank pun harus memperhatikan konstruksi septic tank yang baik.

jasa septic tank

Karena akibat yang akan ditimbulkan sangat buruk bagi lingkungan sekitar bila ada kesalahan konstruksi. Maka membuat septic tank yang baik dan benar sangat penting untuk diperhatikan. Berikut akan dijelaskan juga syarat-syarat dari konstruksi septic tank yang baik. Simak penjelasannya.

Syarat-syarat Kontruksi Septic Tank yang Baik

Untuk membuat sebuah septic tank, tentunya anda perlu tahu juga apa sajakah syarat-syarat konstruksi septic tank yang baik agar nantinya tidak terjadi kesalahan konstruksi.

  1. Lokasi Pembuatan Septic Tank

Dalam menentukan lokasi untuk pembuatan septic tank, perlu pertimbangan yang sangat matang. Pada umumnya jarak antara bangunan dan septic tank adalah 1 m. Lalu jarak antara septic tank dan sumur pompa idealnya adalah 10 m. Namun apabila bukan sumur pompa melainkan sumur resapan air hujan, jarak minimalnya adalah 5 m dengan septic tank. Alangkah lebih baiknya apabila septic tank berada didekat kloset , namun tidak disarankan untuk septic tank di bawah kamar mandi untuk mempermudah perawatannya. Dan sangat disarankan untuk permukaan septic tank jangan terlalu berada lebih rendah dari permukaan tanah, itu juga akan menyulitkan dalam merawatnya.

  1. Standar Septic Tank

Lalu dalam hal ini, untuk semua jenis konstruksi yang baik sangat diwajibkan memenuhi standar yang sudah ditetapkan Pemerintah Indonesia yaitu SNI ( Standar Naional Indonesia ). Beberapa hal yang terdapat di dalam sni perencanaan tentang standar septic tank yaitu sistem, proses pembuatan dan ukuran septic tank. Antara penghuni rumah dan ukuran septic tank memang perlu disesuaikan. Sebagai contoh rumah yang memiliki penghuni sebanyak 5 orang, memiliki ukuran septic tank sni yaitu apabila ruang basah memiliki volume 1.2 m3, kemudian ruang lumpur 0.45 m3, dan pada ruang ambang batas bebas memiliki volume 0.4 m3 atau sama dengan 1.6 x 0.8 x 1.6 m.

  1. Struktur Tanah

Tanah  disekitar anda yang akan dibuat septic tank juga sangat perlu diperhatikan karena struktur tanah akan berpengaruh pada septic tank. Percuma saja mempunyai desain septic tank yang bagus tetapi struktur tanah kurang sesuai. Untuk anda yang tinggal pada dataran rendah dan di daerah bekas rawa, anda harus memuat bak penampung yang letaknya diantara bak utama dan bak resapan lalu dibuat mejadi satu kestauan dan ditutup rapat. Kemudian buatlah pipa saluran yang gunanya untuk membuang air kotor dari septic tank menuju filter dan disalurkan pada bak penampung. Perhatikan juga ukuran pipa air kotor, gunakan saja ukuran pipa yang standar.

  1. Kloset

Menentukan posisi kloset juga sangat perlu diperhatikan, posisinya wajib lebih tinggi dari permukaan air pada septic tank. Bak kloset juga harus harus lebih tinggi dari septic tank agar limbah yang mengalir tidak terhambat atau lancar. Ketinggian pipa saluran paling tidak sekitar 2cm pada setiap jarak 100cm. Alangkah lebih baik jika selisih ketinggian pipa saluran semakin besar. Karena akan semakin lancar juga limbah mengalir dan tidak mudah macet atau mampet.

Dari syarat- syarat konstruksi septic tank yang baik tadi, tentu saja mengharuskan anda untuk berpikir 2 kali dalam membeli kelengkapan septic tank. Namun untuk mempermudah anda dalam membuat septic tank, anda bisa mengunjungi websiter resmi xonoxfilter.co.id. Yang menyediakan berbagai macam alat filter septic tank yang tentunya ramah lingkungan dan berkualitas tinggi.